CIMG4313

aku hanya hantu penasaran.

 Putus sang cahaya siang

aku gempak di waktu malam.

Namun bunga melati merah,

sang ayu.

sering mematahkan pandangan aku dikala malam.

aku hantu,aku sang penasaran

 bagaimana aku ingin tahu wajah sang ayu?

jika hatiku hanya wujud di waktu malam?

sang hitam mendatang,

hatiku gersang sang ayu,

rindukan melati merah.

Wahai sang ayu melati merah!

izinkan sudah hati hitam,

hati hantu ini mengetuk.

bunga yang lama layu,

akan ku hias seindah melati merah semalam.

 Akan ku siram dengan cinta dan persahabatan,

akan ku ikat dengan merdu tanah subur

.air kerinduan akan selalu ku siram di kala embun keluar pagi  hingga..

.akan ku siram bila malam menjelma kerana

,keayuan,keindahan melati merah

.sejernih keinginanku sang hantu malam

Dengarlah inilah puisinya

  aku hanya ingin melamar,bunga melati merah

buat ku junjung ketika malam menyelebungi

  ketika malam enggan mengeluarkan cahaya

ketika semua alam sunyi aku masih memegangmu

  wahai sang ayu melati merah..

wahai sang ayu,melati merah.

terimalahpuisi ini puisi tidak indah,

tetapi cukup rendah keinginan hantu malam

,untuk berdedikasi..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Follow Me